Thursday, July 9, 2015

35 Keutamaan Membaca Al Qur’an




Al Qur’an adalah kitab suci yang Allah turunkan kepada Nabi besar Muhammad SAW. Sebagai pedoman hidup untuk para hambanya yang bertakwa. Dia adalah cahaya bagi orang mukmin, cahaya dalam kehidupan dan cahaya ketika dihari Kiamat nanti.

Al Qur’an telah ada sebelum bumi diciptakan dan Al Qur’an pun akan tetap ada meski dunia ini telah hancurkan. Keistimewaanya tidak ada yang bisa menandingi baik dari segi bahasa, sastra dan ilmu pengetahuan. Semua berisi fakta sebelum kejadian dunia maupun setelahnya. Karena Memang Al Qur’an adalah karya Allah yang teragung untuk para hambanya yang mukmin.  

Untuk itu lah, Allah akan memberikan ganjaran yang sangat besar bagi siapa yang membaca dan mengamalkannya. Dibawah ini kami merangkum beberapa keutamaan membaca Al Qur’an dan mengamalkannya dari hadist-hadist pilihan Rasulullah SAW. Semoga apa yang dinukilkan ini dapat memberikan kita motivasi untuk membacanya serta mengamalkannya. Berikut 35 keutamaannya :

1.   Tidak ada derajat yang lebih tinggi dari pada orang yang suka membaca Al Qur’an

2.   Rumah yang didalamnya dibaca Al Qur’an, ahli rumah akan diberi berkah dan kebaikan, malaikat pun turut memenuhi rumah tersebut, dan setan akan keluar. Sebaliknya rumah yang didalamnya tidak dibaca Al Qur’an maka kehidupannya akan dipenuhi kesempitan, ketidak berkahan, Malaikat akan keluar dan setan ikut memenuhi rumah tersebut.

3.   Orang yang mengajarkan Al Qur’an pada anaknya pada masa kecil dan selalu membacanya pada masa tuanya akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

4.   Membaca Al Qur’an akan memberi nur dibumi dan simpanan bagi kita dilangit dan rumah yang didalamnya dibaca Al Qur’an akan menyinari ahli-ahli langit seperti bintang-bintang menyinari bumi.


5.   Tanda-tanda kecintaan Allah SWT adalah bahwa Allah SWT memasukkan rasa cinta pada Al Qur’an dalam hati seseorang (selalu ingin membacanya)

6.   Seorang muslim yang hendak berbaring ditempat tidurnya lalu ia membaca salah satu surat dari Al Qur’an, Allah akan tugaskan satu malaikat untuk menjaganya, dan tidak ada satu bahaya pun akan mendekatinya, sehingga ia terjaga kapan saja


7.   Seseorang yang sibuk membaca, menghafal, mempelajari, memahami Al Qur’an sehingga tidak mempunyai waktu untuk berdoa maka Allah SWT  akan memberikan sesuatu yang lebih utama dari pada yang diberikan pada orang yang berdoa.

8.   Barang siapa yang membaca 10 ayat dari Al Qur’an didalam satu malam, maka dicatat banginya pahala 1 qintar, dan 1 qintar itu lebih baik dari pada dunia dan serta segala seisinya


9.   Orang yang beriman pada Al Qur’an dan mengamalkannya maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya dan akan memuliakannya didunia dan diakhirat.

10. Dengan membaca Al Qur’an dan banyak mengingat maut akan menyebabkan hati bersinar dan akan memantulkan sifat ma’rifat yang terang (pengkilat hati yang seperti besi berkarat dalam air)

11. Bacaan Al Qur’an dalam shalat lebih baik dari pada bacaan Al Qur’an diluar shalat. Bacaan diluar shalat lebih baik dari pada membaca tasbih dan takbir, bacaan tasbih lebih baik dari pada puasa dan puasa adalah perisai (penghalang) api neraka.

12. Orang yang ahli dalam Al Qur’an (benar-benar menghafalnya, sering membacanya, memahami makna dan maksudnya) dihari mahsyar akan bersama malaikat pencatat yang mulia dan benar dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al Qur’an dan bersusah payah mempelajarinya mendapat pahala 2 kali lipat (1 dari bacaanya dan 1 lagi dari kesungguhannya dalam berusaha)

13. Barang siapa yang sungguh-sungguh  ingin menghafal Al Qur’an tapi tidak mampu, tapi terus menerus membacanya Maka Allah SWT akan membangkitkannya dihari Mahsyar dengan para Hafiz Al Qur’an (Para Hafiz Al Qur’an dapat mensafaati 10 keluarganya yang sudah dijamin masuk neraka kecuali mereka yang syirik dan kafir)

14. Barangsiapa yang menghormati, dan menunaikan hak-haknya dan mengamalkan Al Qur’an. Maka Al Qur’an akan membelanya dihadapan Allah SWT dan memberi syafaat dan menaikkan derajatnya.

15. Barangsiapa membaca Al Qur’an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya maka pada hari kiamat dia dan kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya lebih terang dari pada matahari serta dipakaikan pakaian keindahan dan keindahannya tidak ada yang sanggup menandinginya.

16. Barangsiapa yang membaca dan menghafal Al Qur’an serta menghalalkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan diharamkannya maka Allah SWT akan memasukkannya kedalam surga dan menjaminnya untuk memberi syafaat pada 10 orang ahli keluarganya yang diwajikan neraka (kecuali syirik dan Kafir) (Al maidah :72)

17. Banyak membaca Al Qur’an dapat menguatkan ingatan, membersihkan batin, menguatkan rohani dan mewangikan mulut.

18. Barangsiapa mengajarkan anak-anaknya membaca Al Qur’an maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.

19. Membaca 1 huruf Al Qur’an maka Allah akan diberi 10 pahala kebaikan (Al an’am : 10)

20. Barangsiapa yang mendengarkan 1 ayat Al Qur’an Al Qur’an akan ditulis 1 kebaikan berlipat ganda dan yang membacanya akan diberi nur pada hari kiamat.

21. Kaum yang berkumpul membaca Al Qur’an dan saling mengajarkan akan diberi sakinah, disirami rahmat, malaikatpun mengerumuni mereka dan Allah SWT  menyebut mereka dikalangan mereka disisinya.

22. Barangsiapa membaca 10 ayat pada malam hari maka ia tidak akan ditulis sebagai orang yang lalai, 100 ayat akan dicatat sebagai orang yang taat dan diselamatkan dari tuntutan Al Qur’an, 200 ayat maka ia mendapat ibadah pahala semalam suntuk.

23. Barangsiapa membaca Al Qur’an yang dengannya ia mendapat makanan dari manusia (untuk tujuan dunia) maka ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan muka hanya tulang tanpa daging.

24. Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya

25. Membaca/mempelajari beberapa ayat Al Qur’an adalah lebih baik dan lebih berharga dari pada kerajaan seluas 7 benua yang bersifat sementara dan pahalanya bermanfaat untuk selama-lamanya.

26. Membaca Al Qur’an tanpa melihat mushaf mendapat 1000 derajat dan orang yang membaca Al Qur’an dengan melihat mushaf 2000 derajat (lebih afdol)

27. Membaca Al Qur’an dalam shalat maka Setiap hurufnya akan mendapat pahala 100 kebaikan, jika sambil duduk dalam shalat akan mendapat 50 kebaikan dalam Setiap hurufnya, jika dibaca diluar shalat dalam keadaan berwudhu maka akan mendapatkan 25 kebaikan dalam Setiap hurufnya, dan jika dibaca tanpa wudhu akan mendapat pahala 10 kebaikan di Setiap hurufnya.

28. Kebanggan, kemuliaan dan kehormatan ummat ini adalah dengan membaca Al Qur’an, menghafalnya, mengerjakannya dan beramal dengannya dan apa saja yang berhubungan dengan Al Qur’an

29. Tidak ada yang dapat mendekatkan diri kepada Allah kecuali dengan perantaraan Al Qur’an dan membaca Al Qur’an akan menyebabkan kita lebih bertawajjuh dan memberi kesan tersendiri pada diri pembaca.

30. Ahli Al Qur’an (yang selalu menyibukkan dengan Al Qur’an) adalah ahli Allah dimana setiap waktu Allah akan selalu mengirim kasih sayangnya dan mereka orang-orang istimewa Allah sehingga mendapat kemuliaan.

31. Membaca Al Qur’an dengan suara keras dalah seperti memberi shadaqah dengan terang-terangan dan dengan perlahan seperti memberik sedekah dengan sembunyi-sembunyi.

32. Tidak ada penolong yang lebih utama kedudukannya disisi Allah SWT pada hari kiamat dari pada Al Qur’an (bukan dari Golongan Nabi, Malaikat dan Lain sebagainya)

33. Mempelajari 1 ayat Al Qur’an pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 100 rakaat, mempelajari 1 bab ilmu pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 1000 rakaat.
                                 
34. Seseorang yang mempelajari Al Qur’an menjaga dan membacanya pada tengah malam dalam shalat dimisalkan seperti mangkuk terbuka penuh dengan kasturi yang baunya menyebar keseluruh tempat, sedangkan seorang hafiz Al Qur’an yang tidur dan tidak membaca Al Qur’an karena lalai tapi Al Qur’an berada dalam hatinya seperti mangkuk penuh kasturi tetapi baunya tidak menyebar (Nur berkah terhalang pada orang lain)

35. Mengamalkan kandungan Al Qur’an akan menghindarkan kita dari fitnah

Wednesday, July 8, 2015

Kisah Sahabat Nabi : Karomah Umar bin Khattab R.A

Pagi Sobat Cerita Kisah Islam, Semoga Hari kamu selalu dalam keadaan baik. Kali ini Berita Islam akan memberikan artikel mengenai Karomah Umar bin Khattab R.A. ada baiknya juga kamu bisa baca sebelumnya mengenai kisah Karomah Abu Bakar As siddiq.

Sebelum masuk Islam Umar bin Khattab R.A pernah ingin membunuh Nabi Muhammad SAW. Dia sangat ditakuti oleh kaum Muslimin pada saat itu. Namun ketika pintu hidayah masuk kedalam hatinya. Maka keadaan Islam semakin kuat. Dan penyebaran Islampun dapat dilakukan dengan terang-terangan.

Berikut kisah Karomah Umar bin Khattab R.A, semoga kisah ini akan memberikan Inspirasi untuk menambah keimanan kita Kepada Allah SWT.

Kisah Pertama
Sariyah bin Zanin Al-Khulaji mengisahkan bahwa ketika Umar bin Khattab R.A menjadi Amirul Mukminin, ia pernah mengutus pasukan islam dibawah kepemimpinannya. Pasuikan itu ditugaskan ke Nawahunda untuk menghadapi pasukan Persia.

Jumlah pasukan Persia jauh lebih besar sehingga hampir saja pasukan muslimin terkalahkan. Pada saat itu Umar bin Khattab R.A sedang berkhutbah di Masjid Nabi di Madinah. Ditengah khutbahnya beliau berteriak dengan lantang diatas mimbar “Hai Pasukan Muslimin, Naiklah keatas gunung”

Seruan itu diperdengarkan oleh Allah kepada pasukan Islam yang sedang bertempur menghadapi musuh. Mendengar seruan itu, maka pasukan muslimin segera naik keatas gunung seraya berkata “ Itu tadi suara Amirul Mukminin, Umar bin Khattab” Akhirnya, kaum muslimin pun dapat bertahan dan mendapatkan kemenangan”

Kisah Ke-2
Imam Haramain meriwayatkan bahwa pernah terjadi masa Umar bin Khattab R.A Gempa bumi. Umar bin Khattab R.A bertakbir dan bertahmid sedangkan bumi masih saja bergetar. Setelah umar bertakbir dan bertahmid umar segera memukulkan cemetinya ketanah sambil berkata “ Hai bumi tenanglah kamu Atas Izin Allah”

Seketika itu, bumi pun berhenti bergetar dan kembali tenang

Kisah Ke-3
Diriwayatkan bahwa ketika Pasukan Islam yang dibawah kepemimpinan Amar bin Ash berhasil menaklukkan Negeri Mesir. Mereka mendapatkan sungai Nil telah kering. Rakyat Mesir memberitahukan bahwa Sungai Nil itu dapat berjalan setelah melemparkan seorang putri sebagai tumbal bagi dewa, seperti yang biasa mereka lakukan setiap musim kering.

Kemudian Amar bin Ash melaporkan kejadian tersebut kepada Khalifah Umar bin Khattab R.A dan meminta pendapatnya.  Lalu Umar menulis surat kepada Amr bin Ash yang isinya memerintahkan Amar untuk melemparkan surat khusus umar untuk sungai Nil.

Ketika Amar membuka surta tersebut didalamya hanya tertuli
“Dari Umar bin Khattab kepada Sungai Nil Mesir. Amma ba’du.
Jika kamu mengalir dengan kehendakmu, Janganlah kamu mengalir. Namun, jika Kamu mengalir dengan Kehendak Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa, Kami Memohon kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa untuk mengalirkanmu ! “

Amar Lalu melempakan surat tersebut kedalam sungat Nil sesuai perintah Khalifah Umar bin Khattab R.A. Atas Izin Allah SWT, maka disaat malam hari tiba, Sungai Nil tersebut kembali mengalirkan air sehingga memberikan sumber hidup bagi seluruh penduduk Mesir, yang hampir saja mereka tinggalkan untuk mengungsi ketempat yang lain.  

Kisah Ke-4
Diriwayatkan dari Imam Fakhrur Razi bahwa pernah seorang utusan Kaisar Romawi datang untuk menemui Khalifah Umar bin Khattab R.A. Utusan itu membayangkan pasti Umar bin Khattab R.A adalah tinggal di Istana megah yang dijaga ketat oleh para pengawal yang gagah perkasa. Karena beliau adalah pemimpin yang ditakuti oleh para musuhnya.

Ketika sanga Utusan tiba di Madinah, ia bertanya-tanya dimanakah Istana tempat tinggal Umar ??

Namun setiap Orang yang ditemuinya menjawab bahwa Umar tidak tinggal didalam istana. Tetapi tinggal disebuah rumah yang terbuat dari bahan bangunan yang sederhana. Ini membuat utusan menjadi tambah bingung ?? Mana mungkin Pemimpin yang paling ditakuti oleh Musuh-musuhnya tinggal dirumah yang sederhana. Apalagi wilayah kekuasaanya pun sangat luas.

Utusan itu menuju padang pasir karena masyarakat memberitahukan bahwa Umar biasa berada disana. Sesampai disana, ia mendapati Umar bin Khattab sedang tertidur pulas diatas padang pasir tanpa dikawal oleh seorang pun.

Utusan tersebut sangat heran melihat keadaan tersebut, ia sangat takjub melihat keadaan Umar. Seorang pemimpin yang begitu ditakuti namun tampak begitu sederhana.

Namun melihat tidak ada seorang pun yang menjaganya, hatinya bergerak untuk membunuh Umar dengan pedangnya sendiri. Dan berfikir dia akan mendapatkan penghargaan besar dari Kaisar Romawi.

Ketika hendak membunuhnya, tiba-tiba muncul dua ekor singa besar datang menuju kearahnya. Kontan saja ia pun lari terbirit-terbirit dan membuang pedangnya.

Umar pun terbangun karena mendengar suara utusan tersebut, dan beliau mendapati utusan tersebut dalam keadaan ketakutan yang sangat. Umar pun menanyakan apa yang terjadi. Utusan tersebut menceritakan semua kejadian yang ia alami. Dengan sebab itu sang utusan menyatakan diri untuk masuk Islam dihadapan sang Umar.  

Tuesday, July 7, 2015

Kisah Sahabat Nabi : Karomah Abu Bakar Siddiq R.A



Abu Bakar Siddiq R.A adalah sahabat paling dekat kepada Rasulullah SAW, beliau juga orang termasuk orang yang paling pertama masuk Islam. Dia terkenal dengan kejujurannya bahkan sebelum memasuki agama Islam.

Abu Bakar Siddiq R.A memiliki keutamaan dan kelebihan yang banyak sekali. Adapun kisah yang akan dinukilkan kali ini adalah mengenai karomah (kelebihan atau kemuliaan yang Allah berikan kepadanya).

Semoga apa yang dinukilkan ini, dapat menambah keimanan kita. Bahwa karomah dapat diberikan kepada siapa saja yang bertakwa kepada Allah SWT. Dan yang perlu kita perhatikan adalah jangan beribadah berharap pada Karomah. Karena ini akan membuat seseorang menjadi SESAT.

Banyak orang berzikir dan beribadah untuk mendapatkan kekuatan supranatural.  Ingat Sobat,  jika kita beribadah berharap kesaktian atau kekuatan dan bukan berdasarkan Kemurnian kepada Allah, maka Setan Atau Jin lah yang menungganginya. Dan ini akan membawa seseorang kepada Jurang Neraka Selama-lamanya.

Seperti halnya mungkin Kisah Karomah Para Wali Allah, yang terlalu banyak ditambah-tambahi dan diada-adakan. Sehingga menganggap bahwa mereka bisa lebih hebat dari pada Para Sahabat Nabi. Sementara Para Sahabat Nabi adalah manusia yang paling terbaik disetiap jaman Islam. Bahkan debu yang menempel pada keledai seorang sahabat Nabi tidak akan mampu mengimbangi bagaimanapun dahsyatnya amalan para Wali Allah.

Maka mari kita luruskanlah keyakinan kita, bahwa karomah adalah sesuatu Pemberian Allah SWT. Dan bukan merupakan kesaktian dari seseorang.

Baiklah sobat, semoga Nukilan kisah Karomah Sahabat Nabi Ini dapat membuat keyakinan kita semakin Mantap Kepada Allah SWT semata.

Berikut kisahnya :

Kisah Pertama
Diriwayatkan dari Imam Bukhari dan Muslim bahwa Abdurrahman bin abu bakar berkata “Pada Suatu hari, Abu Bakar Siddiq R.A didatangi oleh tiga orang tamu dirumahnya. Lalu Abu Bakar Siddiq pergi menemui Rasulullah SAW. Untuk makan malam. Ia baru kembali kerumahnya pada tengah malam. Setibanya dirumah, istrinya bertanya “Apa yang menyebabkan kamu menahan tiga orang tamumu disini ?”

“Sudahkah engkau berikan makan malam pada tiga orang tamuku itu ?” tanya Abu Bakar pada istrinya kembali.

Istrinya menjawab “Mereka tidak mau makan sebelum engkau datang”
“Demi Allah, sedikitpun aku tidak akan makan” ucap Abu Bakar.
Kemudian Abu Bakar Siddiq RA menemui tamunya dan berkata “Makanlah hidangan ini”.

“Demi Allah, kami sungguh heran. Setiap kali kami makan sesuap, hidangan itu menjadi bertambah banyak sampai kami semua merasa kekenyangan. Dan hidangan itu bertambah banyak saja dari semula” jawab seorang tamunya.

Ketika Abu Bakar melihatnya, ia pun melihat hidangan itu sangat banyak. Lalu ia bertanya pada istrinya, “Wahai Istriku, apakah engkau memasak makanan sebanyak ini ?”

“Tidak, Demi Allah ! Sungguh hidangan ini bertamabah banyak tiga kali dari semula,” Jawab istrinya menjelaskan.

Kemudian Abu Bakar ikut makan dari hidangan itu sambil berkata “mungkin ini perbuatan setan”. Setelah para tamunya pulang. Abu Bakar membawa hidangan itu kepada Rasulullah SAW.

Esok paginya, hidangan itu seperti semula. Saat itu, kami sedang mempunyai janji dengan suatu kaum. Setelah batas waktunya berlalu, dua belas orang dari kami keluar. Mereka sambil membawa teman-temannya yang banyak. Kemudian Rasulullah SAW menyuruh mereka datang lagi untuk makan bersama hidangan itu hingga puas.”


Kisah Ke-2
Imam Fakhrur Razi ketika menafsirkan surat Al Kahfi, Menceritakan “ Termasuk salah satu karamah Abu Bakar Siddiq RA ialah ketika jenazah beliau sedang diusung sampai didepan pintu makam Rasulullah SAW, orang-orang yang sedang mengusungnya berkata “Assalamu Alaika Ya Rasulullah, ini Abu Bakar sedang diluar pintu”

Tiba-tiba pintu makam Rasulullah SAW terbuka dan terdengar suara dari arah makam beliau, “Masuklah orang yang dicintai kepada orang yang mencintainya”.

Kisah Ke-3
Dalam riwayat lain Urwah bin Zubair RA meriwayatkan dari Aisyah RA bahwa Abu Bakar pernah memberikan 20 gantang hasil kurma semasa ia sehat. Ketika telah mendekati ajalnya beliau berkata, “Hai putraku, tidak seorangpun berada dalam keadaan cukup yang lebih kusenangi dari pada dirimu, dan tidak akan ada seorang pun berada dalam kesempitan yang tidak kuinginkan dari pada dirimu. Dulu ketika kuberikan kepadamu hasil kurma sebanyak 20 gantang engkau tidak akan menerimanya. Sekarang hasil kurma itu akan menjadi harta waris. Oleh karena itu, nanti bagikanlah pada kedua saudara lelakimu dan kedua saudara perempuanmu sesuai ketetapan Al qur’an”

“Wahai ayahku, saudara perempuanku hanya satu yaitu asma’, lalu siapa yang lain ? tanya Aisyah keheranan.

Abu Bakar menjawab “ Aku melihat dari kandungan ibumu akan lahir seorang perempuan”

Aisyah berkata, “Apa yang dikatakannya benar, bayi yang lahir kemudian adalah perempuan”

Demikian karomah Abu Bakar Siddi q RA yang diberikan Allah kepadanya, sehingga Allah menunjukkan kebesarannya melalui sahabat yang mulia ini.


Monday, July 6, 2015

Tragis !! Inilah Berita Dunia Islam Sesungguhnya Saat Ini



Dewasa ini Berita Dunia Islam selalu saja menghiasi kabar tak sedap diseluruh belahan dunia. Islam menjadi sasaran kecurigaan dan kebencian. Seakan-akan Islam itu menjadi sosok yang sangat menakutkan dan mengerikan. Memberikan teror dimana-mana dan tidak pernah memberikan rasa aman jika Islam itu tetap ada.

Padahal kenyataannya, Islamlah menjadi orang yang paling tertindas didunia. Berapa banyak nyawa seorang muslim yang mati setiap hari didunia ini. Mereka diburu dan dikejar bahkan dibunuh secara keji. 

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan pemberitaan tentang pembantaian dan pengusiran muslim etnis Rohingya dari kampung halaman mereka. Begitu tragis dan menyedihkan. Coba bayangkan jika kita dalam keadaan demikian ! Masya Allah.. Tentu kita merasa hidup ini begitu pahit !! Karena Kematian Selalu menghantui.

Sebenarnya masih banyak Negara besar yang minoritas Muslim yang mengalami demikian. Namun kabarnya tidak sampai mencuat kepermukaan. Belum lagi upaya-upaya diluar dari Islam yang ingin membuat citra islam semakin terpuruk. Mereka membonceng nama Islam padahal hakikatnya mereka bukanlah Seorang “Islam”. 

Kini keagungan Islam hanya sebatas nama dan Sejarah. Islam yang sebenarnya hadir sebagai Rahmatan lil Alamin (Rahmat Untuk Seluruh Alam) kini hanya sebagai cerita. Karena dalam kehidupan kita, telah banyak meninggalkan ajaran Islam itu sendiri. Sehingga Kehebatan Islam telah Allah cabut dari dalam diri kita. Inilah Kenyataannya bahwa Kita lebih mengakui kehebatan orang diluar Islam. Dengan alasan bahwa Mereka telah mampu mengubah dunia dengan wajah yang baru. Perkembangan teknologi desertai dengan kecanggihannya. Hingga penemuan-penemuan yang belum pernah difikirkan sebelumnya. Dan pada akhirnya kita selalu menganggap islam itu tetap lemah.

Tapi pada hakikatnya itu semuanya adalah sesuatu yang semu dan hanya memperdayakan. Kita terlena didalamnya, tanpa kita sadari semua itu merusak pemikiran dan akidah kita. Dan menjauhkan kita pada ajaran Islam sesungguhnya. Lihat lah generasi pemuda Islam sekarang yang terkontaminasi dengan perubahan jaman. Apakah mereka layak dijadikan generasi emas selanjutnya ? 

Untuk itu marilah kita lebih merenungi lagi tentang keadaan kita saat ini. Betapa kita telah jauh dari ajaran Rasulullah SAW. Pahamilah bahwa Kehebatan Islam ada pada Ajaran Yang dibawakan beliau.

Inilah kenyataan pada saat ini Dan Inilah Berita Dunia Islam Sesungguhnya Saat Ini.